Nama : HENRY SIAHAAN NPM : 35409043 Kelas : 3 ID 04 1. Salah

advertisement
Nama : HENRY SIAHAAN
NPM : 35409043
Kelas : 3 ID 04
1. Salah satu syarat untuk menjadi profesional adalah memiliki kompetensi
dalam bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut, sebutkan kompetensi
utama yang harus dimiliki oleh sarjana Teknik Industri !
Jawab:
kompetensi utama dan kompetensi penunjang yang harus dimiliki oleh
Sarjana Teknik Industri Indonesia adalah:
a. Kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan matematis, pendidikan,
dan rekaysa.
b. Kemampuan untuk mendesain dan menjalankan eksperimen, juga dalam
menganalisis dan menginterpretasikan data.
c. Kemampuan dalam mendesain sistem, komponen, atau proses agar sesuai
dengan kebutuhan.
d. Kemampuan untuk bekerja dalam kelompok yang bersifat multidisiplin
(sumber: http://www.unikadelasalle.ac.id/index.php)
2. Dilemma moral merupakan hal yang sering ditemui dalam menjalankan
profesi keteknikan. Jelaskan cara penyelesaiaan dilemma moral menurut
faham utilitarianisme! Berikan contoh kasus!
Cara penyelesaiaan dilemma moral menurut faham utilitarianisme adalah
setiap keputusan diambil untuk memberikan kesenangan banyak orang. Jelas
sekali bahwa paham ini sangat baik untuk diambil oleh para professional
karena paham ini memberikan manfaat yang lebih baik untuk pekerjaannya.
Paham ini memberikan beberapa pertimbangan pada sebuah keputusan yang
harus diambil. Contoh: Terdapat sebuah pabrik di tengah-tengah pemukiman
warga yang padat penduduk, dimana pabrik tersebut membuang limbah
langsung ke aliran sungai yang ada di pemukiman warga tersebut. Keputusan
yang
diambil
berdasarkan
faham
utilitarianisme
adalah
memilih
menyelamatkan dahulu para pekerja yang ada di pabrik tersebut, kemudian
menghancurkan instalasi dan fasilitas pabrik yang ada.
(sumber: http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/tugas-etika-profesi6/ dan http://dediharita.blogspot.com/2011/02/etika-profesi.html)
3. Jelaskan minimal 5 kasus yang terkait dengan pelanggaran etika profesi
dalam bidang keteknikan termasuk jenis pelanggaran etika yang terjadi!
1. Teknologi internet sebagai penunjang utama.
Mempublikasikan informasi-informasi yang menyangkut dengan masalah
pornografi, Membicarakan masalah-masalah yang dapat membuat orang lain
tersiggung, seperti menjelek-jelekan suku ataupun agama lain.
2. Pelanggaran etika profesi pada dokter.
Praktik dokter yang sekaligus langsung memberikan obat kepada pasien (self
dispensing) merupakan pelanggaran kode etik profesi kedokteran, menyalahi
disiplin, dan bila ada yang melaporkan dapat dikenai tuduhan melanggar tata
cara pengadaan obat.
3. Pelanggaran etika profesi pada pengacara.
Nama Todung Mulya Lubis tentu tidak asing lagi bagi banyak masyarakat.
Apalagi untuk dunia hukum di Indonesia, Todung Mulya Lubis memiliki
trademark tersendiri. Todung dinilai telah melanggar etika sebagai pengacara
dalam perseteruan Sugar Group melawan Salim Group. Pada tahun 2002,
Todung menjadi pengacara untuk Sugar Group, namun tahun 2006 Todung
menjadi pengacara Salim Group.
4. Konflik kepentingan.
Admin database perusahaan (bank, operator seluler, dan sebagainya)
menggunakan hak akses yang dimilikinya, untuk menggunakan data
pelanggan untuk kepentingan pribadi atau bukan untuk kepentingan
perusahaan. Sehingga perusahaan merugi karena hal tersebut dan profesi
tersebut menjadi tercemar nama baiknya.
5. Material produk yang tidak sesuai dengan standar.
Seorang arsitek yang sangat ahli dalam mendesain bangunan, untuk
mendapatkan margin keuntungan yang besar, dia menggunakan material yang
kualitasnya rendah. Padahal sebenarnya sudah ada kesepakatan mengenai
standar kualitasnya.
( Sumber: http://ntunkz.wordpress.com/2010/03/07/ )
4. Jelaskan yang dimaksud dengan “toxic colonialism” dan hubungannya dengan
etika lingkungan. Berikan contoh kasus!
toxic colonialism adalah bahan-bahan beracun berbahaya dari limbah yang
berasal dari pembuangan suatu sisa-sisa bahan yang tidak terpakai.
Hubungannya dengan etika lingkungan adalah akibat dari dampak limbah
tersebut telah merusak manfaat dari lingkungan, seharusnya limbah tersebut
sebelum di buang ke sungai terlebih dahulu dilakukan penyaringan dari bahanbahan beracun,
Contoh Kasus: Pabrik pembuatan kertas di Medan,
Sumatra Utara.
Pembuangan sisa-sisa limbah dari pabrik tersebut dibuang ke pemukiman
warga tepatnya dibuang ke sungai-sungai yang menjadi sumber air untuk
mengaliri air di sawah mereka. Akibatnya banyak warga yang mengalami
banyak macam penyakit dan yang paling utama yaitu sesak napas, karena
menghirup uap dari limbah tersebut.
( Sumber: http://socialistbanner.blogspot.com )
5. Jelaskan tentang keterkaitan antara Risiko dan kemajuan teknologi! Berikan
contoh nyata! Bagaimana cara mengurangi risiko yang mungkin terjadi?
Kemajuan Teknologi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya
yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan
elektronik. Khusunya kemajuan teknologi terbentuk oleh adanya kemajuan di
bidang komunikasi dunia. Keterkaitan risiko dengan kemajuan teknologi
adalah risiko itu merupakan akibat yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi
tersebut. Contoh nyata yang sering terjadi adalah banyaknya akal sehat
beberapa orang yang rusak akibat situs-situs negatif di internet, risiko itu
merupakan akibat dari mudahnya mengakses situs-situs negatif di internet
akibat dari kemajuan teknologi yang pesat. Cara mengurangi risiko yang terjadi
adalah memberikan arahan terhadap penggunaan teknologi yang sudah maju
ini, supaya tidak terjadi salah penggunaan.
(sumber: http://www.wartaekonomi.co.id/berita-348267427-manajemen-bencana-terbiasa-hadapi-keluarbiasaan-2.html )
6. Jelaskan peranan Insinyur terkait dengan kerusakan dan pelestarian lingkungan
hidup! Berikan masing-masing contoh nyata.
Berita tercemarnya Sungai Balangan akibat meluapnya air limbah batubara dari
kolam pengendapan (settling pond). Kejadian ini terkait dengan masalah
lingkungan akibat aktivitas tambang jika dikaitkan juga dengan kiprah 100 hari
kabinet di bidang lingkungan hidup, maka kasus lingkungan ini mungkin akan
menjadi semacam “uji publik” terhadap sang menteri Lingkungan Hidup.
Biasanya dalam 100 hari pertama masa kerjanya, para menteri unjuk gigi agar
terlihat kompeten di mata presiden dan rakyat. Selain itu, dengan telah
diundangkannya UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup, permasalahan tercemarnya Sungai Balangan tidak hanya
dapat dipandang sebagai persoalan teknis terkait tercemarnya air sungai akibat
luapan air limbah batubara, namun persoalan ini juga berdimensi hukum dan
sosial. Pentingnya peran insinyur yaitu untuk mencegah, menanggulangi dan
memulihkan kerusakan lingkungan hidup, khususnya yang berkaitan dengan
aktivitas pertambangan.
(sumber: http://didiktriwibowo.blogspot.com/2010_01_01_archive.html )
Download